Tokoh Politik

Tarik Kegiatan Penyidikan Kasus Vina ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri

Jangan sampai ada pihak – pihak yang memanfaatkan situasi ini menjadi keuntungan pribadi dan kelompok (komersil) ujar pengadu.

Relawan Jokowi minta penanganan penyidikan kasus pembunuhan Vina ditarik ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri. Kasus pembunuhan Vina yang saat ini santer di Polda Jawa Barat. kenapa kami ke Mabes Polri, karena kami melihat bahwa terkait dengan penangkapan Pegi oleh Penyidik Direktorat Kriminal Umum Kepolisian Daerah Jawa Barat. Ada beberapa narasumber yang dimintai keterangan oleh Penyidik Polda Jawa Barat, sepertinya kasus ini seperti gasing berputar, ujar Lisman.

Ada juga perhatian dari Presiden Jokowi maka kami minta Bareskrim menarik kasus ini dan segera melakukan gelar perkara khusus. Ada kejanggalan dalam penangkapan Pegi, ada yang menyatakan bahwa itu bukan Pegi aslinya yang DPO, tetapi menurut pendapat dari penyidik Polda Jawa Barat itu adalah Pegi. Ada DPO yang hilang yang tadinya tiga tinggal satu, yang dua kemana?

Pengadu mengatakan agar Bareskrim memanggil semua pihak baik itu dari oknum aparat, saksi – saksi maupun para pelaku yang sudah dihukum, dan Bareskim Mabes Polri segera ambil alih kasus ini.

Selain itu Rman Lawyer yang juga hadir dalam Press conference menyatakan sudah sepantasnya Bareskrim Mabes Polri yang membawahi Direskrimum Polda Jawa Barat untuk mengantisipasi dengan cara ditarik perkara yang menangani Bareskrim Mabes Polri, jangan sampai berlarut – larut dan diduga tidak ada kepastian hukum dan diduga kurangnya transparansi kegiatan penyidikan jadi menimbulkan opini banyak sekali.

Sudah saatnya Kabareskrim Mabes Polri menarik gelar perkara khusus, karena kalau asistensi atau supervisi bisa sampai tahun depan kalau dibiarkan seperti ini.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *