Tokoh Politik

Kader HMI: Ahmad Syaikhu selaku Kepala Kantor Pertanahan BPN Kabupaten Indramayu. Perlu di Evaluasi kah?

tokohpolitik.com-Indramayu. Ahmad Syaikhu selaku pegawai Negara Republik Indonesia yang baru saja dilantik menjadi Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Indramayu sepertinya perlu DIEVALUASI kah?. Kejadiannya tepat hari Selasa tanggal 6 Mei 2025 pada pukul 15.11 WIB,

posisi Ahmad syaikhu masih didalam gedung, katanya security sedang acara pisah -sambut lalu dilanjutkan datang sekretaris pribadinya yang bernama Rizal Iskandar tanpa berkata apa-apa pergi keluar lobby seolah TAK MENGHARGAI TAMU, Sehingga kami pergi sholat Azhar di mushola Kantor BPN Indramayu. peristiwa sholat hanya KURANG DARI 10 menit,

Setelah sholat, Kami datang kembali lagi ke lobby namun kata PNS yang mengaku bernama Asep Saeful selaku plt Kasubag TU: “bapak kakan akan kembali lagi“.

plt Kasubag TU bertanya tujuan nya apa mau ketemu pak Kakan, Kami jawab bahwa kami hanya ingin silahturahmi mengucapkan SELAMAT dan SUKSES kepada Bapak Ahmad Syaikhu yang baru saja dilantik kemaren sebagai Kepala Kantor BPN kab. Indramayu, ujar arman selaku rekan dari Pemuda Nusantara Berkeadilan. Selanjutnya kami dapat kontak Rizal selaku Sespri Kepala Kantor. Hingga hari ini 8 Mei 2025, Rizal belum membalas pesan singkat melalui Whats app dari kami. ujar Arman dari Pemuda Nusantara Berkeadilan.

hari itu Selasa 6 Mei 2025 sekitar pukul 17.30 wib, Pegawai Negara Republik Indonesia yang mengaku sebagai Kaur Bagian Umum dengan nada MENGUSIR bilang bahwa kepala Kantor sudah pergi ke Jakarta dan silahkan buat surat resmi. Walaupun pada pukul 15.34 wib kami sudah tulis di kertas BUKU TAMU. apakah KERTAS BUKU TAMU TIDAK DIANGGAP sebagai surat resmi ? ujar Irwan kepada journalis tokohpolitik.com di Indramayu.

Setelah 2 jam menunggu ada salah satu stafnya meminta SURAT RESMI , hal ini sulit kami pahami, ujar Hendra dari Pemuda Nusantara Berkeadilan Provinsi Sulawesi Tenggara.

Okay kami balik. Padahal kami sudah bilang bahwa kami adalah kader Golkar dan Korps Alumni HMI bukan PREMAN. okay tidak ada apa apa hanya 1 menit bertemu saja dihari serah terima jabatan tidak bisa ya. apakah OKNUM pejabat boleh sombong? ujar Ismed. Dengan kejadian itu, kami jadi semakin tertantang sehingga sekarang surat kami sudah terkirim ingin buat workshop penyelesaian sengketa dan konflik pertanahan di Indramayu yang akan dilaksanakan di dalam Gedung BPN Kabupaten Indramayu.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *