Tokoh Politik

Optimalisasi Kepemimpinan HMI Menghadapi Tantangan Zaman, Menuju Kemajuan Era Digitalisasi

Optimalisasi Kepemimpinan HMI Menghadapi Tantangan Zaman, Menuju Kemajuan Era Digitalisasi

Oleh “Muhammad Iqbal Alfikri”.

Dalam buku The Art of Leadership (1935) Ordway Tead mengartikan konsep kepemimpinan sebagai segala sesuatu yang merujuk pada aktivitas yang mempengaruhi orang-orang agar mau bekerja sama untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Di era digital, kepemimpinan mempunyai arti lebih spesifik dengan menitikberatkan pada penguasaan atas digital engangement – di samping kemampuan dalam hal manajerial.

Mengapa ini penting? Sebab seorang pemimpin yang minim pengetahuan akan perkembangan era digitalisasi dewasa ini akan kesulitan menghadapi tantangan di era kekinian. Dalam konteks organisasi, injeksi digitalisasi ini menawarkan dua hal penting yang patut disiasati. Pertama, ia hadir sebagai tantangan organisasional. Sementara, yang kedua membawa suatu proposal baru tentang metode kerja yang lebih praktis dan efisien dalam pengelolaan kerja-kerja organisasi.

Dalam menghadapi tantangan industri 4.0 dan menuju masyarakat 5.0 atau society 5.0, HMI sejatinya sangat siap baik dari segi sumber daya manusia (SDM) maupun kesiapan perangkat keorganisasiannya. Namun, kesiapan saja tidak cukup untuk berselancar di atas gelombang digitalisasi yang super dahsyat ini.

Setidaknya, butuh sebuah peta jalan yang jelas dan terukur untuk menjawab segala rintangan dan aneka kebutuhan mendesak lainnya. Berikut adalah peta jalan kepemimpinan HMI di era digital yang wajib dipertimbangkan sebagai sebuah kerangka kerja praktis.

Perlu penguatan SDM dalam bidang teknologi mutakhir dan rejuvenasi kelembagaan HMI Cabang Jakarta Raya. Langkah ini dilakukan melalui optimalisasi peran dan fungsi Korps HMI-Wati (KOHATI), Lembaga Pengembangan Profesi (LPP), Badan Pengola Latihan (BPL).

Di samping itu, menghadapi situasi yang ada, maka seluruh insan cita HMI dituntut untuk kreatif dan inovatif. Kreativitas dan inovasi akan mendorong lahirnya ragam karya dan dedikasi untuk umat dan bangsa.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *